Senin, 23 Januari 2012

Liburan itu Menipu

Beda, yah beda sangat berbeda dengan liburan setahun yang lalu ketika gw masih duduk di bangku SMA, ketika seluruh sekolah se-Indonesia serentak merayakan liburannya, ketika tayangan semua TV berbau-bau hiburan termasuk infotaiment, dan ketika itu juga jadwal liburan tersusun sangat rapi. Tapi sekarang liburannya hanya sebatang kara dan itu yang membuat gw males kemana-kemana.

Liburan itu menipu, menipu karena berbeda dengan fakta yang sebenarnya, menipu karena telah menyalahi definisi liburan yang sesunguhnya yang identik dengan menghabiskan waktu di luar rumah, pergi ke tempat hiburan dan wisata, berkunjung ke rumah temen lama dan lain-lain. Tapi tidak dengan liburan kali ini, gw lebih memilih untuk liburan di rumah, menghabiskan waktu di depan komputer tapi lebih banyak di atas kasur (baca: tidur).

Terlebih liburan kali ini, di-galau-kan dengan nilai-nilai semester pertama yang hampir sama seperti yang gw tulis di postingan ini, meskipun meningkat tapi sepertinya tidak dengan LM (Landasan Matematika), dari semenjak keluar dari ruangan pas ujian LM, gw udah siap nyesek dan ke-nyesek-an itu terbawa sampe sekarang, ini yang membuat gw lebih memilih untuk liburan di rumah, yah karena ke-nyesek-an itu tadi.

Mungkin liburan kali ini juga yang bikin gw antisosial sementara. Gw bukannya ngga mau keluar atau meng-anti-sosial-kan diri terhadap lingkungan tapi emang liburan kali ini tuh bikin gw mager, selain karena duitnya yang ga ada (jujur) dan cuaca yang ngedukung tapi karena sebatang kara itu tadi.

Sebelum liburan, gw mulai merencenakan apa yang mau gw rencanakan, kesinilah, kesitulah, ke rumah si inilah, ke rumah si itulah dan masih banyak lagi tapi buktinya mana? gw malah asik bermain di alam mimpi karena waktu tidur lebih panjang dari yang sebelumnya, lebih malam dari yang sebelumnya, lebih siang dari yang sebelumnya dan lebih tak beraturan dari yang sebelumnya, bener-bener menipu. *fiuh

Tapi kalau boleh jujur, untuk liburan kali ini, gw ngga mau antisosial karena antisosial sama sekali bukan dari sikap gw, meskipun menyiksa karena tidak ada yang menghibur dan tidak ada yang harus dihibur. Mudah-mudahan antisosial ini hanya sementara dan tidak berdampak banyak pada keadaan yang sekarang ditipu oleh liburan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar