Minggu, 01 Januari 2012

Efek Tahun Baru Sebelum UAS

Kembang api terlihat seperti integral (Landasan Matematika) yang mencampurkan bahan kimia potasium nitrat (KNO3), charcoal, dan belerang (Kimia) yang dikelola oleh manusia sebagai pengelola bumi dan lingkungannya (PIP). Suara knalpot seakan-akan berpidato Bahasa Indonesia (udah pasti tau), penjual terompet dan pembeli sedang melakukan simbiosis mutualisme (Biologi) sekaligus menentukan harga dalam pasar persaingan sempurna (Ekonomi Umum). Langit yang indah mengingatkan agar selalu bersyukur atas kebesarannya (PAI).

Mungkin kalimat di atas merupakan sebuah efek dari kegalauan gw sebelum UAS, bukan so puitis apalagi melankolis tapi fakta dari batin yang makin histeris karena UAS yang tinggal menghitung jam membuat hati ini menangis.

Arrrggghhhh!!!! gw belum belajar banyak. Andai saja UAS dipajuin di awal Desember, mungkin sekarang tinggal santai-santainya aja, dan pastinya bisa merasakan malam tahun baru tanpa beban, tanpa UAS, tanpa galau, tanpa postingan ini, dan tanpa-tanpa lainnya.

Adakah malam tahun baru yang lebih suram dari malam tahun baru ini?

2 komentar:

  1. Tahun baru depan, mungkin akan lebih suram & extreme lagi gan...

    BalasHapus
  2. janganlah, cukup tahun baru kali ini aja gan haha :D

    BalasHapus