Minggu, 27 November 2011

Dibalik Nama 'Juragan Kuman'

Setiap nama atau penamaan pasti mempunyai arti tersendiri. Sebuah arti yang mengandung doa, harapan, dan keinginan si pemberi nama. Begitu juga dengan nama blog ini, blog Juragan Kuman. Kenapa dua kata itu yang gw pilih untuk dijadiin judul sebagai identitas blog gw?, sebuah nama yang menggabungkan dua kata, Juragan dan Kuman.

Oke, gw mau ngejabarin arti dari kata Juragan terlebih dulu.
Juragan yaitu :

  • - sebutan orang upahan thd majikan; tuan; nyonya;
  • - pemilik perusahaan (terutama perusahaan batik): ia adalah seorang -- batik yg kaya raya; dan
  • - pemilik dan pemimpin perahu (kapal) Sumber : http://artikata.com/arti-332218-juragan.html

Arti yang gw cetak paling gede itulah maksud dari penamaan blog ini. Pemimpin perahu (kapal) atau yang biasa kita kenal dengan sebutan nakhoda yaitu orang yang memimpin dalam sebuah pelayaran, sang penakluk samudra yang berani ngambil risiko. Mungkin dengan penggunaan nama tersebut, sedikit mewakili keinginan gw terhadap blog ini, sebuah keinginan atau bisa jadi sebuah harapan gw, yah gw pengen suatu saat nanti, entah kapan itu, blog ini bisa seperti nakhoda yang mengarungi lautan (tepatnya lautan dunia maya), mengarungi kehidupan yang bisa diceritakan dan dibagikan kepada siapapun yang membutuhkan ataupun tidak membutuhkan agar bisa mengambil pelajaran dari apa yang telah gw lakukan, intinya ketika ada yang berselancar di dunia maya lalu tersesat di sini (Juragan Kuman.red), blog ini bisa menuntun mereka untuk merenungi (mudah-mudahan bisa menginspirasi) bahwa hidup bukan untuk diri sendiri melainkan untuk dibagi dan diceritakan.

Dan kata Kuman.

Sebenarnya kata ini cuma plesetan dari nama gw (Lukman = Kuman), tapi berhubung gw orangnya lebay, gw mau melebay-lebaykan arti dari kata kuman tersebut. Semua orang pasti tau apa itu kuman, organisme terkecil yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang tetapi mereka ada dimana-mana dan bisa menyerang siapa saja, entah itu anak-anak, remaja dan dewasa. Terus apa hubungannya dengan penamaan blog ini? hubungannya itu, kuman itu kecil tapi kalau mereka sudah berkelompok dengan kuman-kuman yang lain mereka bisa menjadi besar dan bisa menyebabkan penyakit, bahkan mendatangkan kematian jika tidak ditangani dengan serius.

Begitu juga dengan blog ini, yah mungkin blog ini masih kecil, isinya pun masih sedikit tapi kalau gw konsisten untuk terus menulis dan mengisi blog ini dengan postingan-postingan, gw yakin blog ini akan menjadi besar dan terkenal, tidak hanya satu, dua, tiga negara itu aja yang baca blog gw tapi seluruh negara yang ada di dunia. Baik anak kecil, muda, tua, mereka semua baca blog ini dan bukan karena alasan tersesat tapi mereka butuh, butuh akan keberadaan blog Juragan Kuman yang bisa mendatangkan penyakit seperti : ketagihan, kepuasan, kesenangan, dan kebahagiaan setelah membuka blog Juragan Kuman.

Jadi, Juragan Kuman yaitu sebuah blog yang ingin sekali bisa menginspirasi mereka (anak-anak, remaja dan dewasa), setelah membaca postingan demi postingan yang membuat mereka menjadi ketagihan, merasa puas, senang, dan bahagia setelah membuka blog Juragan Kuman yang gw tulis dari cerita hidup yang harus dibagi.

Mungkin itu arti di balik nama 'Juragan Kuman', sebuah nama yang tidak sekedar nama melainkan nama yang akan membesarkan orang yang memberi nama tersebut,

Minggu, 06 November 2011

Ngga Galau, Ngga Gaul?

Postingan kali ini terinspirasi dari friends facebook yang statusnya penuh dengan kata-kata 'GALAU'. Kata-kata galau kini makin marak di kalangan remaja, entah itu di dunia maya maupun di dunia nyata, atau mungkin sudah menjadi trendsetter yang katanya "ngga galau, ngga gaul" (ini mah kelewat gaul yang jatohnya jadi alay, haha). Ada yang belum tau arti galau?  yang belum pernah ngerasain galau? atau salah satu temen gw yang tiap harinya bikin status galau? haha mendingan gw jabarin dulu deh supaya lu nyambung baca postingan ini. (NB : yang sering ngegalau silahkan dibagi ilmunya ke temen-temen lu yang belum tau arti galau).

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), dikatakan “galau” berarti kacau (tentang pikiran), “bergalau” berarti (salah satu artinya) kacau tidak keruan (pikiran), dan “kegalauan” berarti sifat (keadaan hal) galau. Jadi galau itu suatu keadaan dimana pikiran kita sedang kacau, resah, bimbang, lagi badmood, ngga punya semangat, sedih-mellow dan sebagainya. Apakah dari kalian pernah ngalamin hal seperti itu? kalau ia, berarti kalian pernah galau, pastinya hehe.

Gw mau ngambil contoh galau dari status-status temen facebook yang gw baca barusan (paling baru), sumpah ngakak :D
  1. oh tuhan tolonglah hapus rasa cintaku aku ingin bahagia walau tak brsama dy. (Lu bisa ko bahagia, tapi kalau lu terus-terusan kaya gini, bikin status galau mulu, ini nandain kalau lu itu ngga pernah bahagia, gimana tuhan mau nolong lu, berdoanya aja lewat status FB, emangnya tuhan punya FB? saran gue, mendingan lu lupain dia, anggap aja lu ngga pernah kenal sama dia, kelar kan? dijamin lu bakalan bahagia meskipun dia udah ngga bersama lu lagi).
  2. Tak kah, dy mngetahui perasaan ni. (Ngga mungkin tau lah, lu nya aja ngasih tau perasaan lu lewat status, mending dia punya FB, kalau ngga? haduuhhh, saran gue, lebih baik lu terus terang aja sama dia, supaya dia tau perasaan lu kaya gimana).
  3. lo pengen gue benci lo, oke fine, gue akan benci lo koo, tenang aja, gue ikuti cara lo. (Gw tau kenapa dia pengen dibenci sama lu? dia pasti kemakan lagunya Radja yang judulnya 'Benci Bilang Cinta', haha. saran gue, mendingan lu jangan ikuti cara dia, ingat kata Pak Ustad ngebenci orang itu dosa)
  4. niaT baik di bales dengan kedendaman!!!!!! (Waw!!! serem euy, udah kaya pribahasa 'Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba" haha, saran gue, mendingan lu bales dengan kedendaman lagi, supaya dia punya niat baik sama lu, gampang kan *sesat*)
  5. heh MR.M bukannya anda yah yg so sempurna...mang elu kira lu cakep apah,...alay lu... sebel gua. (Kayanya lu deh yang alay, kenapa juga lu bikin status kaya gitu, supaya orang-orang tau kalau lu itu lagi sebel sama dia?, saran gue, mendingan lu terima aja, dia emang sempurna ko, cakep lagi, soalnya yang lu maksud itu gw, haha. NB : Di dunia ini ngga ada yg cakep selain gw, wkwk,)
  6. sepi..hampa..ky hati aq..humfh! (Udah kaya kuburan aja hati lu, soalnya yang gw tau, yang sepi-sepi itu biasanya di kuburan. saran gw, mendingan lu sekarang ambil hati lu *jangan nanya pake apa*, lu bakar supaya rame, yah rame, orang-orang pada ke rumah lu, ngucapin turut berduka cita karena lu telah tiada, hehe )
  7. Ngga usah munafik lah, aku jg tau km pasti ngga tega kan liat aku menderita karna galau. (Sumpah! ini orang jujur banget, liat deh kata terakhir dari status dia, haha. saran gw, tetap pertahankan kejujuran lu, karena jujur itu ibadah)
  8. Kaya pngen ingt ingt masa lalu terus !!Udah dunk !Lu tu sekerang sama gw :'(. (Sedih gw liat status ini :(, sedih karena gw ngga ngerti, haha, dia itu pengen nginget masa lalu apa kaya yang nginget masa lalu? ngebingungin kan? ngga karuan sama kaya arti bergalau, saran gue, gunain EYD yang bener, *lu kaya yang udah bener aja man*),
Itulah contoh galau yang gw ambil dari status facebook temen-temen gw yang sudah terjangkit Virus G4L4U. Terus kenapa sih kita galau? nah loh, kenapa ya? haha, pertama, mungkin kita ini terlalu mendramatisir masalah yang kita hadapi sekarang, sebenarnya masalah itu sepele, kita sendirilah yang membesar-besarkan masalah itu, jadinya udah kaya didramatisir deh. Kedua, selalu melihat ke belakang, sudahlah yang terjadi biarlah terjadi, lupain aja!, memang sih sakit, tapi akan lebih sakit lagi kalau lu terus-terusan kaya gini, selalu galau.

Ingat kawan, hidup ini ditakdirkan untuk indah, jangan karena galau hidup lu jadi ngga indah, kegalauan hadir karena kita sendirilah yang menghadirkannya. So, jangan biarkan rasa galau masuk dan bersemayam di hati kita yang seharusnya gembira dan selalu ceria. Sekali lagi, percaya deh!! kita ditakdirkan untuk bahagia.

Sabtu, 05 November 2011

Terima Kasih Atas TeguranNya

,Mungkin gambar-gambar ini mewakili keadaan gw sekarang, setelah keluarnya nilai-nilai UTS.

Sebelum ngeliat nilai UTS

 Dan, inilah

Setelah ngeliat nilai UTS
Lemes, nyesek, arggghhhhhh!!!!!!,
Tapi ya sudahlah ini kan masih nilai UTS bukan UAS. Memang sih masih UTS, apakah mungkin gw bisa ngejar dengan nilai-nilai yang sangat ngga diharepin ini? yang katanya UAS itu lebih sulit dibanding UTS, (ngga ada yang ngga mungkin jika lu bersungguh-sungguh! gw percaya sama lu, lu pasti BISAAAA!!! ).

Mungkin ini adalah hasil dari usaha gw yang kurang serius, usaha gw yang masih setengah-setengah sehingga apa yang gw dapetin sebanding dengan apa yang gw lakuin dan nilai kecillah yang jadi imbasnya. Terima kasih Ya Allah atas teguranNya yang Engkau berikan lewat nilai-nilai ini, mungkin kedepan gw harus lebih serius lagi, lebih rajin lagi, lebih tekun lagi, dan harus lebih bersyukur lagi, kerena gw tau tidak ada yang tidak mungkin bagiNya, Man Jadda Wa Jada, siapa yang bersungguh-sungguh, dia akan berhasil. Gw ngga akan nyerah, gw ngga mau berhenti begitu aja, dan gw ngga akan lagi merenungi nilai-nilai yang bisa matahin semangat gw,  gw yakin, gw bisa, gw bisa dapetin nilai A.

Sekali lagi, terima kasih Ya Allah atas teguranNya.

NB : Bersyukurlah kalian atas apa yang kalian dapatkan, berbahagialah kalian yang mendapatkan nilai tinggi, dan tersenyumlah kalian dengan senyuman paling bahagia untuk orang-orang yang mendapatkan nilai kecil karena kabar gembira telah menanti kalian di UAS nanti.